Awalnya ragu, kemudian optimis, dan akhirnya tragis
Waktu pertama kali makhluk ini tenar, aku malah tidak percaya. Masa sih ada lobster yang bisa bertelur dan dikembangbiakan di dalam akuarium? Begitu aku melihat, akupun masih tetap tidak percaya. Setahuku lobster hanya hidup di air laut, bukan di air tawar apalagi ini di dalam sebuah akuarium. Impossible sekali, pikirku. (Setelah ditelusuri, ternyata aku yang tidak gaul, kurang informasi
)
Setelah beli baru aku percaya kalau lobster air tawar capit merah (Red Claw) itu benar-benar bisa hidup di akuarium. Waktu itu masih sedikit orang yang tahu, sehingga di rumah setiap sore selalu dikerumuniteman-teman yang pada asyik menikmati pemandangan yang waktu itu mungkin masih termasuk langka
Sekilas tentang RedClaw
Lobster Air Tawar (LAT) jenis RedClaw (Cherax quadricarinatus) atau biasa juga disebut sebagai Yabby Queensland Utara Australia. Mereka umumnya dijumpai di sungai-sungai di DIvidinge Range. LAT dengan warna dasar hijua-coklat ini, di daerah asalnya merupakan makanan penduduk setempat. Rasanya lezat apabila disajikan dalam bentuk LAT bakar.
Cherax quadricarinatus sangat mudah dibedakan dari jenis cherax lainnya. Hal ini dicirikan dalam nama latinnya yaitu quadricarinatus yang artinya mempunyai empat buah lunas (quadri=empat, carinatus = carinae, bentukan menyerupai lunas), seperti terlihat pada gambar berikut:
Lobster air tawar jenis RedClaw dapat dengan mudah kita kenali dari tanda merah di capitnya. Nah tanda itu juga sekaligus untuk membedakan antara lobster yang jantan dan yang betina.
(Nih dia kenapa disebut RedClaw, lihat saja tanda merah di capitnya.. dan ternyata itu hanya terdapat pada Lobster jantan saja)
Eits..tunggu dulu… Ciri capit warna merah hanya berlaku bagi lobster yang sudah dewasa lho.. kalo yang masih anak-anak susah mengenalinya, harus dilihat pada bagian bawah di thorax (dada) nya. Silahkan lihat gambar di bawah:
Sumber Gambar: www.padanglobster.blogspot.com
Dari gambar sebelah kiri, Lobster betina terlihat memiliki sepasang bulatan di pasangan kaki ketiga, baik dari depan maupun dari belakang; sedangkan yang jantan sebelah kanan memiliki sepasang tonjolan di pasangan kaki kelima dari depan.
(Bersambung ke Bagian 2)


