Akhirnya Kalah Juga…

Akhirnya…kalah juga…

budi-bayismoyo-isiSetelah 2 kali memetik kemenangan atas lawan-lawannya di ajang AFF’08, Budi Sudarsono cs tampil tidak maksimal menghadapi Singapura untuk menentukan Juara Group B di Stadion Gelora Bung Karno walaupun tampil mendominasi sepanjang pertandingan dan di dukung penuh oleh ribuan fans setianya.

Mendominasi pertandingan bukan berarti Indonesia bisa menang, banyak kesalahan yang diperbuat pemainnya sendiri yang mengakibatkan peluang Singapura lewat bola mati (Set Piece) bisa dioptimalkan menjadi dua buah gol. Indonesia seperti kesulitan menembus ketatnya lini belakang Singapura yang memang menerapkan strategi defensif yang tangguh.

Dengan hasil ini Indonesia terpaksa hanya menduduki posisi runner up di bawah Singapura dan kemungkinan besar akan menghadapi Thailand yang difavoritkan menjadi juara Group A. Hasil ini juga menambah panjang rekor buruk Indonesia ketika bertemu dengan Singapura. Dari lima pertemuan terakhir Indonesia menelan 4 kali kekalahan dan hanya 1 kali hasil seri.

Mudah2an Indonesia bisa bangkit, lawan siapapun di semifinal nanti Indonesia tidak boleh gentar dan harus punya tekad tinggi untuk bisa terus menang dan melangkah ke final sekaligus meraih gelar juara untuk yang pertama kalinya… semoga…!!!

One Step to be Winner..

FBL-SUZUKI CUP-IDN-MMRHoray… akhirnya… diawali gol Budi Sudarsono, ditambah gol keren dari Firman Utina dan lesakan gol pamungkas dari BePe, Indonesia berhasil mengandaskan perlawanan Myanmar yang tadi malam kelihatan kehabisan akal untuk menjebol gawang Indonesia. Ya sangat jelas Indonesia mendominasi jalannya pertandingan baik di babak pertama maupun di babak kedua. Myanmar hanya sesekali mengancam gawang Indonesia tanpa peluang yang benar-benar menbahayakan gawang Indonesia.

Tuntas sudah dendam Indonesia kepada Myanmar setelah di dua kali pertemuan sebelumnya di Grand Royal Challenge Indonesia selalu kalah dengan skor 2-1. Skor telak tentu mebahagiakan fans setia merah putih yang malam itu sekitar 60 ribu suporter memadati stadion GBK.  Ya fans setia tim garuda memang sangat membanggakan. Selalu mendukung selalu berteriak memberikan semangat sehingga menjadi pemain ke-13 bagi timnas Indonesia.

Satu langkah untuk mendekati gelar juara sudah di raih Firman Utina dkk. Minggu besok giliran Kamboja yang akan merasakan kedahsyatan duet BePe dan Budi Sudarsono. Bukan tugas yang susah bagi Ponaryo dkk untuk menghajar Kamboja, karena selama ini Kamboja masih tetap tim yang selalu kalah dengan skor telak ketika melawan indonesia. Apalagi di pertandingan pertama kemarin, Kamboja juga sudah dipermak 5 gol tanpa balas oleh Jawara AFF dua tahun lalu Singapura.

Tapi bukan berarti menganggap Kamboja adalah lawan yang lemah, terlalu pede, Indonesia bisa saja tergelincir melawan Kamboja. Waspada dan selalu bermain hati-hati serta tidak menganggap enteng lawan adalah jalan terbaik yang harus di raih tim yang di kapteni oleh Charis Yulianto ini untuk bisa mewujudkan mimpi juara piala AFF’08 untuk pertama kalinya.

Ayoo…kita terus dukung!!!

Sikaaaattt….!!!!

Bambang PamungkasHmm..pertandingan perdana Indonesia di AFF’08 bakal digelar hari ini. Aku mesti balik kantor lebih cepet neeh… ( :D ). Aku selalu merasakan suatu semangat yang luar biasa ketika lihat BePe cs bertarung dengan lawan-lawannya. Sudah lama Timnas Indonesia dahaga akan sebuah gelar. Sudah terlalu jenuh telinga dan mata kita mendengar dan menyaksikan berita-berita tragis tentang sepak bola nasional dan PSSI. Mudah2an ajang Piala AFF’08 kali ini bisa menghasilkan sesuatu yang berarti kepada seluruh fans setia tim merah putih dan kepada dunia sepak bola nasional yang masih miskin gelar di berbagai kompetisi.

Sebuah gelar juara dari sebuah kejuaraan paling bergengsi di kawasaan Asian Tenggara bertitel AFF’08 mungkin akan menjadi sebuah titik balik bagi persepakbolaan di negeri ini. Juara berarti kita bisa membuktikan kepada dunia bahwa Indonesia masih punya kekuatan dan masih merupakan salah satu kekuatan di wilayah Asia Tenggara. Juara bisa menaikkan pamor sepak bola Indonesia yang selama ini selalu identik dengan berbagai masalah. Masalah kompetisi yang amburadul dengan banyaknya tindak kekerasan di dalam maupun di luar lapangan, masalah organisasi induk sepak bola nasional yang bernama PSSI yang telah mencoreng citra Indonesia di mata internasional, dan masalah-masalah lain yang tak kunjung bisa terselesaikan di jagat sepak bola dalam negeri.

Hmmm…Myanmar adalah lawan yang bakal pertama kali dihadapi Ismet Sofyan dkk. di Stadion Gelora Bung Karno. Bertanding di hadapan ribuan fans fanatiknya, aku yakin BePe bakal memetik poin penuh sekaligus membalas 2 kali kekalahan di ajang Grand Royal Challange di Myanmar baru-baru ini. Pelatih Timnas Bung Bendol pun bahkan menargetkan sekaligus yakin Indonesia bakal menjadi juara di ajang Piala AFF kali ini. Ujian untuk menjadi juara tidaklah mudah, tapi dengan meraih kemenangan di laga pembuka, pasukan Merah Putih pasti akan semakin pede untuk mengejar gelar juara, so… Sikaaattt dulu Myanmar!!!

Pendidikan Gratis Pendidikan Dasar 9 Tahun

Hmmm… Kabar bagus datang dari dunia pendidikan Indonesia. Minggu malam (30 Nopember 2008) ketika aku melihat acara dialog di salah satu TV Swasta yang menampilkan Bapak Mendiknas, Bapak Bambang Sudibyo. Menurut Mendiknas, pemerintah mulai tahun 2009 mendatang akan menggratiskan biaya pendidikan dasar 9 tahun (dari SD-SMP). Itu berarti mulai tahun depan seluruh lapisan masyarakat dapat menikmati pendidikan dasar 9 tahun tanpa terkecuali.

Ketika ditanya bagaimana biaya operasional sekolah apabila siswa tidak dikenai biaya (misalnya SPP), secara singkat Mendiknas menjelaskan sekolah harus otonom, artinya sekolah selain sebagai wadah untuk menimba ilmu juga dituntut untuk bisa mandiri dan mempunyai jiwa enterpreneur (kewirausahaan). Pemerintah pusat melalui APBN akan menyalurkan langsung dana BOS (bantuan Operasional Sekolah) yang mulai tahun depan akan dinaikkan sebesar 50%. Dana BOS untuk setiap siswa pada tahun 2009 mendatang disatukan dengan BOS Buku dan besarnya berbeda antara di kota dan kabupaten. BOS untuk siswa SD per tahun di kabupaten besarnya Rp 397.000,- sedangkan di kota Rp 400.000,- Besarnya alokasi BOS sebelumnya Rp. 254.000 dan BOS Buku Rp. 22.000,- Adapun siswa SMP di kota mendapat dana BOS sebesar Rp. 575.000 per siswa per tahun, sedangkan di kabupaten Rp. 570.000 per tahun. Dana BOS di SMP sebelumnya Rp. 354.000,-

Adapun untuk program bantuan operasional manajemen mutu (BOMM) tingkat SMA yang dulu dihitung per sekolah, sekarang dihitung per siswa seperti BOS. Untuk SMA besarnya Rp 90.000 per siswa tiap tahun. Siswa SMK mendapat Rp 120.000 (sumber http://apkasi.or.id/).

Selain itu, untuk menunjang pendidikan yang bermutu, mulai tahun depan pemerintahpun akan menaikkan gaji guru PNS sehingga diharapkan dengan meningkatnya gaji guru PNS, kesejahteraan pada tenaga pendidik tersebut akan semakin baik dan akan berimbas pada naiknya sikap profesional seorang guru dalam menjalankan tugasnya.

Ketika disinggung apakah semua sekolah dasar dan menengah akan dapat menerapkan sistem sekolah gratis, Mendiknas menjawab, target jangka pendek pemerintah adalah hanya untuk sekolah negeri saja, sekolah swasta akan mengikuti setelah program pendidikan gratis di sekolah negeri sudah berjalan. Menurutnya perbedaan BOS di sekolah swasta dan sekolah negeri jumlahnya sama, yang berbeda adalah tunjangan untuk tenaga pendidiknya (kalau di negeri tunjangannya di bayar oleh pemerintah sementara di swasta tunjangan guru di byar oleh Yayasan).

Langkah maju lainnya dari pemerintah adalah mengupayakan buku yang berkualitas dengan harga yang sangat terjangkau. Langkah ini sudah sangat baik mengingat banyaknya keluhan dari tua orang tua / wali siswa yang menganggap harga buku sangat mahal. Pemerintah melalui Departemen Pendidikan Nasional telah membeli hak cipta dari beberapa penerbit buku pelajaran sehingga harga buku yang dijualpun sangat terjangkau. Buku yang sudah dibeli hak ciptanya itupun bisa diperbanyak tanpa harus meminta ijin dari penerbit karena memang hak ciptanya sudah dibeli oleh pemerintah.

Semoga saja langkah-langkah yang telah diambil pemerintah ini akan benar-benar menjadi solusi ditengah meluasnya dampak krisis ekonomi global yang melanda seluruh negara di dunia ini. Mudah-mudahan langkah dan kebijakan pemerintah dalam dunia pendidikan benar-benar akan dapat mencerdaskan kehidupan bangsa sesuai dengan amanat UUD 1945, dan pendidikan di masa depan bukan hanya untuk kalangan berduit saja akan tetapi dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat. Mari bersama mendukung kebijakan pemerintah selama kebijakan tersebut benar-benar untuk kesejahteraan rakyat.

Terakhir… mudah-mudahan kebijakan ini bukan sekedar untuk menaikkan citra pemerintahan menjelang kampanye pemilihan umum ya…hehe.. :D

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.